Pemasaran Online sedang booming belakangan ini. Ini disebabkan karena gaya hidup masyarakat yang semakin lama semakin bergantung pada internet.

Namun tidak semua pelaku usaha memahami teknik-teknik pemasaran via internet yang tepat untuk usaha mereka. Alhasil pemasaran mereka tidak tepat sasaran meskipun sudah menggunakan biaya besar.

Sebagai contoh bisnis jasa pembuatan kolam renang, rasanya kurang tepat apabila dipasarkan melalui marketplace. Sebab pencari jasa tersebut secara alamiah tidak mencarinya di sana. Agar kita bisa memilih lebih tepat jenis pemasaran online apa yang hendak digunakan untuk memasarkan produk kita, berikut kami jelaskan mengenai jenis teknik pemasaran online dan karakteristiknya.

Membuat Website

Website adalah jenis teknik pemasaran via online pertama yang harus dipahami. Media website juga merupakan teknik yang awal kali muncul dalam dunia pemasaran secara digital. Teknik pemasaran ini pada dasarnya seperti kita membuat lapak secara offline. Di sana merupakan tempat kita menunjukan produk kita, sekaligus di mana konsumen dapat bertemu dengan kita.

Keunggulan dari website adalah pemiliknya bisa menjelaskan panjang lebar mengenai profilnya, serta produk dan layananya. Keunggulan lainnya pembeli akan berhubungan langsung dengan pemilik bisnis tanpa perantara pihak lain. Sehingga pada dasarnya hampir semua bisnis bisa dibuatkan website, namun apakah website itu bisa efektif dalam pemasarannya.

Memaksimalkan pemasaran menggunakan website dengan mendorongnya masuk di halaman pertama mesin pencari saat ditulis kata kunci tersebut. Lebih dikenal dengan istilah Search Engine Optimation (SEO). Dengan demikian  meningkatkan peluang dibuka oleh orang.  Oleh sebab itu biasanya website dilengkapi dengan artikel-artikel blog untuk menerapkan SEO.

Selain menggunakan SEO, sebenarnya bisa dengan mengoptimalkan promosi berbayar yang disediakan oleh mesin pencari. Di google dikenal dengan Google Ads.

Pada prinsipnya pemasaran menggunakan website sangat cocok apabila target pasarnya cenderung mencari barang menggunakan Search Engine. Oleh sebab itu website banyak digunakan pada produk bisnis Business to Business (B2B) yang banyak membutuhkan detil spesifikasi dan kontak langsung dengan pemilik secara berkelanjutan.

Sedangkan untuk B2C, atau C2B website juga masih bisa efektif digunakan namun harus dioptimalkan di teknik pemasaran online lainnya seperti messenger dan social media marketing.

Jika kalian kesulitan membuat artikel atau konten untuk website bisa menggunakan jasa penulisan artikel kami, didukung oleh tim penulis yang berpengalaman selama bertahun-tahun

Melalui Marketplace

Pemasaran online dengan marketplace sudah banyak diketahui orang. Banyak situs dan aplikasi maketplace yang tersedia saat ini. Pada dasarnya ini adalah seperti pasar namun dibuat secara online. Dalam marketplace pedangang membuat lapak-lapak, menunjukkan dagangannya. Sedangkan calon pembeli mencari barang yang ia cari.

Transaksi dilakukan degan bantuan teknologi keuangan, baik transfer bank maupun potong uang yang sudah dideposit sebelumnya. Sedangkan barang diantarkan menggunakan jasa ekspedisi langsung ke tempat lokasi pembeli.

Teknik ini sangat cocok untuk barang-barang ritel, atau barang-barang yang spesifikasinya tidak terlalu rumit. Serta barang yang tidak membutuhkan kustomisasi yang rumit, dan juga barang yang harganya relatif murah.

Sebab kustomisasi butuh komunikasi intens dengan pemilik bisnis. Sedangkan produk yang relatif mahal seperti kendaraan atau rumah, biasanya pembeli cenderung ingin melihat secara langsung. Sehingga closing pembelian biasanya terjadi diluar marketplace. Sedangkan marketplace hanya sebagai etalase.

Memanfaatkan Google Maps

Bisnis yang berbasis lokasi sangat penting menggunakan pemasaran online tipe ini. Biasanya bisnis berbasis lokasi adalah wisata, restoran, cafe, warkop, tempat cuci kendaraan dan sebagainya. Bisnis-bisnis tersebut selalu dicari berdasarkan lokasi. Melakukan penandaan dan optimalisasi review pada google map bisa sangat efektif untuk mendapatkan pengunjung.

Dengan menggunakan penandaan di google map, pemilik bisnis bisa menampilkan foto-foto situasi lokasi bisnis, daftar layanan disediakan, serta dapat merespon review pelanggan yang memberi rating. Dapat juga menyematkan website resmi dari usaha tersebut.

Menggunakan Messenger

Teknik pemasaran online dengan menggunakan messenger sangat dikenal dan mudah dilakukan oleh masyarakat. Memanfaatkan kemampuan aplikasi messenger seperti WhatsApp, Telegram, Line dll.

Pada dasarnya pemasaran melalui messenger secara alamiah digunakan oleh pelaku bisnis yang mana sasarannya adalah orang-orang yang telah ia kenal di kontak telepon genggam. Dengan memanfaatkan fitur broadcasting dan juga fitur status.

Hingga muncul istilah WA blasting, jadi akun WA yang mengirimkan secara masif pesan promosi produk. Namun metode ini terkadang oleh beberapa pelanggan dianggap spam. Itu sebabnya penggunaan messenger harus juga diimbangi dengan teknik yang elegan.

Saat ini ada teknik messenger dengan memanfaatkan grup. Orang-orang dimasukkan dalam grup-grup dengan dasar interest tertentu. Di satu sisi sebagai media informasi, namun di kesempatan lain akan dimasukkan informasi pemasaran produk dari pemilik dan pengguna grup.

Keunggulan pemasaran online menggunakan messenger adalah kemampuannya berintaraksi secara personal dan leluasa dengan calon pelanggan. Selain itu penggunaanya mudah bagi orang tanpa pengetahuan teknis mengenai komputer, web dan sosial media. Siapapun bisa menjalankannya.

Social Media Marketing

Seperti judulnya, social media marketing adalah melakukan teknik pemasaran memanfaatkan social media. Social media saat ini yang terbesar untuk mendapatkan pelanggan adalah Facebook, Instagram baru twitter.

Social media ibarat pasar raksasa saat ini. Meskipun pada dasarnya awalkali dibuat sebagai wadah bersosialisasi antar penggunanya, namun ia berkembang menjadi sebuah wadah orang dengan berbagai minat, kebutuhan dan keperluan. Sehingga sangat menarik menjadikannya sasaran pemasaran.

Kelebihan dari sosial media untuk pemasaran ini cukup lengkap. Di sana pemilik bisnis dapat memamerkan produknya, dapat mengundang interaksi dari masyarakat. Dapat menghimpun review serta dapat berinteraksi langsung dengan mereka calon pembeli.

Pemasaran online di social media juga diberikan kemudahan menyasar tagetnya. Dengan iklan  berbayar mereka dapat mengatur sedemikian rupa siapa yang akan melihat iklannya. Mulai dari lingkup wilayah yang melihat, hingga kategori minat yang bisa ditarget. Ajaibnya perusahaan social media memiliki data base raksasa dapat memunculkan materi iklan pada orang-orang yang tepat.

Kelengkapan kemampuan social media ini yang membuat banyak pelaku bisnis menggunakannya. Biasanya untuk perusahaan-perusahaan yang membutuhkan website sebagai pemasarannya, Social media bisa menjadi teknik pemasaran pelengkap untuk meningkatkan atensi masyarakat terhadap website produk dan profil perusahaannya.

Komisi Online (Affiliate Marketing & Dropship)

Di dalam pemasaran langsung (offline) ada semacam pandangan bahwa semakin banyak orang atau agen yang memasarkan produk maka semakin besar potensi produk terjual. Bagi orang yang berjasa membantu menjualkan produk tersebut akan mendapatkan komisi. Konsep ini terbukti efektif dan ternyata dibawa di dunia pemasaran secara online dengan nama affiliate marketing dan dropship.

Pada posisi sebagai pemasar, affiliate marketing adalah memasarkan barang orang lain, dengan cara memberikan rekomendasi mengenai barang-barang tersebut. Bila terjual karena rekomendasi yang diberikan maka akan mendapatkan komisi. Biasanya sistemnya menggunakan link unik sebagai penanda, orang yang membeli dengan link tersebut berarti membeli karena pemasar tersebut.

Affiliate mareketer sangat mengandalkan kemampuan blogging dan juga beriklan di internet. Affilate marketing pada awalnya digagas sebagai strategi perusahaan menembus pasar yang jauh dari jangkauannya. Dengan strategi ini mereka dapat menjangkau sampai ke tempat-tempat jauh yang tidak terpikirkan.

Skema yang hampir mirip adalah Dropship. Perbedaan mendasar dari dropship adalah ini bukan sistem rekomendasi, namun sistem makelar. Jadi pihak pemasar dropship berlaku seperti pemilik barang yang menjual pada umumnya. Namun sejatinya membayarkan orang lain, saat terjadi closing barang pembelian, pihak pemilik barang yang mengirim, sedangkan pemasar menerima komisi.

Baca juga: Menyusun Strategi Pemasaran yang Efektif Buat Bisnismu

Keenam teknik di atas merupakan teknik yang lazim digunakan saat ini dalam strategi pemasaran online. Pilihlah teknik pamasaran online yang paling sesuai dengan jenis produk yang dimiliki agar mendapatkan hasil yang optimal.

Related Post

    Leave a Comment

    VolgaWriter jasa penulis artikel SEO untuk kebutuhan artikel website. Kami memiliki ratusan penulis berpengalaman.

    Copyright © 2020 Volga Writer

    Alamat Kantor

    CV. Surya Jaya Education

    Griya Mustika 3 No.21 Tulungagung Indonesia

    Kontak

    Whatsapp: 082142135553